Selasa, 01 Juli 2008

Wisata ke Pantai Siung

Pantai Siung memang tidak sepopuler pantai Parang Tritis dan pantai Sadeng, namun pantai yang berada di Gunung Kidul ini menampilkan pesona alam yang luar biasa.

Lokasi pantai Siung dapat ditempuh dengan mudah melalui kota wonosari dengan tujuan Kecamatan Tepus, Desa Purwodadi, 35 km dari kota Wonosari. Berbeda dengan pantai lainnya, Pantai ini tidak hanya menawarkan pasir putih, tetapi juga jajaran tebing yang luar biasa cocok untuk ajang olah raga petualangan panjat tebing.

Perjalanan menuju lokasi dari jogja menuju ke pantai siung memakan waktu sekitar 2,5 jam menggunakan kendaraan bermotor. Kendati demikian perjalanan menuju pantai ini tergolong mudah dan lancar dengan jalan raya yang mulus , begitu pula dengan transportasi umum yang tersedia melalui terminal Wonosari. Dari terminal Wonosari, kita dapat mencarter angkutan umum ( minibus suzuki carry) dengan kapasita 6-8 penumpang langsung menuju ke lokasi pantai siung, untuk harga tergantung dari tawar menawar kita.

Secara pastinya tebing siung tidak diketahui kapan mulai di panjat pertama kali. Tetapi secara resmi tebing siung mulai di buka pada tahun 2000, ditandai dengan dimulainya pembuatan jalur sport Welcome to Siung oleh Takeuchi Masanobu atas rekomendasi Kabid. Panjat Tebing Alam Pengda FPTI DIY Henry Darmawan. Dan kemudian secara masal dimulai dengan diadakannya Temu panjat tebing Yogyakarta (TPTY). Pada bulan Mei 2003 , digunakan sebagai lokasi Giat petualangan RAIMUNA Pramuka Nasional atas rekomendasi dari Kabid Panjat Tebing Alam FPTI DIY. Desember 2004 digunakan sebagai ajang Kenal medan pada acara temu wicara dan kenal medan mahasiswa pecinta alam se - Indonesia. Kemudian dibuka secara resmi dinyatakan sebagai Kawasan minat khusus panjat tebing yang pertamakali di Indonesia, di tandai dengan acara Asean Climbing Gathering 2005.


Populasi dan kultur sosial , Pantai Siung yang terletak 4 Km dari dusun duwet terdapat kelompok pemukim yang berjumlah 120 orang pemukim, mereka memiliki mata pencaharian sebagai peladang dan nelayan. hampir 90 persen masyarakat pemukim beragama Islam. Bahasa keseharian menggunakan bahasa jawa.

Diseputaran kawasan tebing terdapat habitat spesies kera ekor panjang, mereka tinggal di celah atau goa yang ada disekitar kawasan. Jumlah mereka bia ratusan bahkan kemungkinan lebih. Keberadaan mereka tidak mengganggu malah menambah daya tarik tersendiri bagi pantai ini.

Statistik kunjungan ke Pantai Siung terus mengalami peningkatan. Pengunjung yang datang tidak hanya pemanjat tebing saja tetapi juga pengunjung wisata pantai (konvensional)

Jenis batuan tebing Pantai siung adalah Kars, tebing yang tertinggi kurang lebih 15 m. Untuk pengaman pada jalur sport menggunakan pengaman bolt (hanger)yang berbahan baja stainless steel dan di perkuat dengan lem epoksi pada boltnya.

Sistem Grade (sistem penilaian tingkat kesulitan dalam pemanjatan tebing) yang dipergunakan pada rute - rute di tebing Siung , menggunakan sistem desimal (USA). ada banyak komplek tebing disini dengan karakteristik yang bervariasi, dibagi menjadi beberapa blok, dari blok A sampai blok L dan kemungkinan bisa bertambah lagi.

Tingkat korosi di pantai siung ini sangat tinggi, untuk itu setiap pemanjat harus bertanggung jawab penuh atas keamanan pribadi maupun tim. Penggunaan helm sangat di rekomendasikan dalam olah raga petualangan panjat tebing. Pertimbangkan karakter fisik , mental, cuaca dan evaluasi setiap pengaman yang ada sebelum memanjatnya, kenyamanan dalam pemanjatan tergantung kemampuan dari setiap pemanjat dalam meminimalisasikan bahaya. Sekitar kurang lebih 15 - 20 menit terdapat puskesmas Tepus, di sini juga terdapat unit gawat darurat.

Fasilitas pendukung selain adanya kamar mandi, pondok pemanjat, di sebelah timur terdapat camping ground serta lahan parkir yang luas. Disekitar kawasan terdapat warung dimana kita dapat membeli makan dan minum. Pada bulan Maret - April dan September - Oktober adalah musim ikan, cukup banyak jenis ikan yang dapat dinikmati.

akhir kata, selamat berkunjung dan jagalah kebersihan.

0 komentar:

Posting Komentar