Perjalanan...ehm Menjadi sesuatu adalah takdir manusia, masing - masing akan melakukan suatu perjalanan, yang bentuk - bentuknya sangat bervariatif. Ada ungkapan "Semua orang adalah sejarah", kemudian muncul sebuah pertanyaan yang selalu mengganggu di setiap lintasan waktu..."Apa yang terbaik yang pernah aku lakukan?".
Kho ping hoo, seorang sastrawan terkemuka, menulis di setiap novelnya, " Berjuta - juta buku telah habis terbaca , tetapi masih tak berarti tanpa perjalanan 1000 Li.
Perjalanan dilakukan karena kepentingan untuk mencapai tujuan. Adakalanya tujuan menjadi tidak begitu penting manakala tujuan tersebut adalah mencapai sesuatu yang sempurna (Utopia), yang terpenting adalah setiap tahapan langkahnya.
Seorang Koki dalam melakukan aktifitasnya menyiapkan sajian masakan, mulai dari membayangkan, merencanakan, mempersiapkan, mengumpulkan, memasak, mencicipi, sampai pada saat menghidangkannya, sudah pasti ia tak mau ada proses tahapan yang terlewatkan. Apa jadinya jika ada jenis bumbu yang tak lengkap, sayur yang lupa terbeli, api yang yang tidak terkontrol, ataupun peralatan masak yang hilang terselip, atau bahkan lupa mencicipi ...!?, wah kurang asin, wah kurang gurih, wah kepedasan dan masih banyak wah yang lain. Cita rasa kurang, pelanggan mulai hilang, bisnis sepi dan akhirnya tutup buku.
Perjalanan melewati ruang dan waktu, situasi yang berbeda relatif tidak pernah sama. Hampir selalu ditemukan kondisi yang terkadang rumit untuk melawatinya. Ingat kita berada dalam dunia yang tidak pasti, ini bukan 2 + 2 = 4, tetapi ini adalah sebuah relativitas proses.
Kecelakaan adalah kejadian yang tak terduga dan tidak diharapkan. Tak terduga karena dibelakang peristiwa itu tidak terdapat unsur kesengajaan, lebih - lebih direncanakan. Tidak diharapkan oleh karena peristiwa kecelakaan disertai oleh kerugian material atau penderitaan yang ringan sampai yang bentuknya paling berat. Setiap keputusan menuntut adanya resiko, semakin berani mengambil resiko dalam bertindak, maka akan disertai pula dengan beban yang bertambah.
Bahaya adalah faktor - fator yang dapat mendatangkan kecelakaan. Bahaya tersebut disebut potensial, jika faktor - faktor tersebut belum mendatangkan kecelakaan. Jika kecelakaan terjadi maka bahaya tersebut disebut bahaya nyata. Kerugian akibat kecelakaan meliputi kerusakan, kekacauan organisasi/sistem, keluhan/kesedihan, kelainan/cacat, dan kematian. Kecelakaan besar dengan tingkat kerugian yang besar dan fatal biasanya dilaporkan, tetapi kecelakaan kecil jarang sekali dilaporkan. Padahal jumlah kecelakaan kecil lebih banyak terjadi dibandingkan dengan kecelakaan besar.
Sebab - sebab kecelakaan digolongkan berbeda antara setiap orang ataupun negara, tergantung dari sudut pandangnya masing - masing. Ada kesamaan umum yaitu disebabkan oleh :
A. Tindakan manusia yang tidak memenuhi keselamatan (Human Act).
B. Lingkungan yang tidak aman.
C. Sarana atau Peralatan.
D. Sistem
Hampir kebanyakan atau lebih, kecelakaan yang terjadi adalah akibat kesalahan dan kelalaian manusia. Oleh karena itu perlu adanya tindak lanjut supaya bagaimana potensi bahaya tersebut dapat dicegah (preventif). (AKAN DIBAHAS PADA SESI YANG LAIN).
Jadilah orang yang bertanggung jawab atas keamanan dan keselamatan , baik pribadi maupun tim. Merespon bahaya sejak dini menjadi keharusan.dan perlu di ingat bahwa potensi bahaya ada pada diri kita masing - masing. Untuk itu selalu waspadai akan kewaspadaanmu.
